Image of Analisis pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi terhadap pelaku tindak pidana perkosaan (suatu study kasus)

Text

Analisis pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi terhadap pelaku tindak pidana perkosaan (suatu study kasus)



Tindak pidana perkosaan merupakan salah satu jenis tindak pidana yang meresahkan dan berkaitan dengan moral seseorang, pengaturan mengenai tindak pidana perkosaan ini dimuat dalam Pasal 285 KUHP. Didasarkan pada skripsi ini yang berjudul Analisis Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan Sanksi Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perkosaan. Analisa dilakukan terhadap tiga Putusan Mahkamah Agung yang dijadikan sampel yaitu, Putusan Mahkamah Agung No. Putusan Mahakamah Agung Nomor 185 K /Pid / 2005, Putusan Mahkamah Agung Nomor 39 /Pid / 2012 dan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1136 K/ Pid/ 2012. Dalam hal penjatuhan sanksi hakim wajib berpedoman pada unsur yang bersifat Yuridis, Filosofis dan Sosiologis. Unsur Yudridis didasarkan pada Pasal 184 KUHAP dan 185 KUHAP yakni dalam hal pembuktian yang sah. Unsur Sosiologis didasarkan pada sebab dan akibat dari perbuatan itu sendiri baik bagi pelaku maupun korban di kehidupan sosial dan masyarakat, mempertimbangkan hak-hak yang dimiliki oleh terdakwa. Serta pertimbangan mengenai perlindungan hukum yang dilakukan oleh para pihak terhadap korban tindak pidana perkosaan yang dimulai sejak dilakukan penyelidikan dan penyidikan. Mengenai perlindungan hukum terhadap korban diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 2006 tentang perlindungan saksi dan korban serta Undang-Undang Nomor 39 tahun 1999 mengenai perlindungan Hak Asasi Manusia, dalam bentuk ganti kerugian yang dimuat dalam Pasal 98 KUHAP.


Ketersediaan

S008667STersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit Fak. Hukum : .,
Deskripsi Fisik
xii, 162 hlm. : ilus.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this